Sepucuk surat untuk calon suamiku……

Posted: 10 Maret 2010 in For you from Dee....

Siang menjelang sore ini tiba2 aku ingin menuliskan beberapa patah kata untuk calon suamiku,,,,,
Calon suami,,,,,,
Dia yang masih menjadi rahasia ALLAH yng mungkin masih digenggam sampai saat ini,,,,,
Masih menjadi tanya dalam benak yang seharusnya telah melewati masa tuk menyempurnakan agama yang kami anut,,,,,

Assalamualaikum wr…. wb….

Apa kabar calon suamiku?
Semoga kau selalu dalam lindungan ALLAH…..
Aku tau saat ini kau sedang melewati hari tuk melaksanakani ibadah bekerja dan berkarya tuk memberikan manfaat bagi sesama….
Aku tau saat ini kau sedang menguras pikiranmu untuk menghasilkan sesuatu yang berguna untuk orang lain….
Aku tu saat ini kau sedang berpeluh demi mencari sesuap nasi agar hidup dan masa depanmu dapat berlangsung….
Aku tau saat ini kau sedang mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk masa depan kita berdua, untuk hari bahagia kita, untuk keluarga kecil kita nanti, untuk anak-anak kita nanti….

Calon suamiku…..
Bolehlah kau berhujan harta dan kepuasanmu dalam berkarir, namun jangan pernah lupa tuk selalu memeluk Penciptamu…..
Janganlah lupa tuk senantiasa menuaikan DOA untuk mereka yang kau cintai dan mereka yang mencintaimu….
Janganlah lupa tuk senantiasa memegang amanah yang diberikan kepadamu…..
Janganlah lupa tuk senantiasa menjaga hatimu tuk selalu berbuat baik kepada sesamamu….

Calo suamiku…. Maafkan aku….
Mungkin saat ini aku tak bisa berada disampingmu saat kau terjaga dari tidurmu…. Menyiapkan teh atau kopi juga sarapan dipagi hari saat kau hendak berangkat menunaikan ibadah bekerja…. tak bisa menggenggam tanganmu, memeluk tubuhmu saat kau butuh…. Menenangkan hatimu saat kau galau…. Menyiapkan segala keperluan yang kau butuhkan…..
Maafkan aku calon suamiku…..

Kalo kau tanya apakah aku ingin?
Aku sangat ingin calon suamiku….
Aku sangat ingin berada didekatmu, setiap saat dapat menyentuh lembut pipimu, setiap saat dapat menggenggam jemari tanganmu, setiap saat dapat memelukmu…..
Namun saat ini semua hal itu belum dapat kulakukan calon suamiku….. Sampai kau melingkarkan janji suci di jari manisku ini dan akupun melingkarkan janji suci pada jari manismu….

Calon suamiku….
Saat ini aku hanya dapat memelukmu, mendekapmu, membelaimu dalam uraian DOAku…. Menyampaikan rasa sayangku lewat DOA disenggang waktu malam yang kumiliki…
Menghiburmu lewat hati yang kumiliki karna kutak dapat menatap lekat wajahmu saat kau bersedih, saat kau galau, saat kau sepi….

Calon suamiku….
Aku tau ALLAH hanya menunda waktu kita tuk bersama, ALLAH hanya memberi jeda tuk kita bisa mempersiapkan segalanya saat tiba kita bersama nanti….. Bersama dalam satu atap dalam satu hati…..
Mengertilah calon suamiku…..
Aku mencintaimu…. Aku membutuhkanmu….
Mungkin aku tak dapat menyampaikan rasa cinta ini kepadamu secara langsung saat ini….. Namun aku percaya ALLAH akan mencintaimu selalu dalam setiap rinai waktu yang kau jalani….

Calon suamiku…..
Aku tak menuntut banyak darimu….
Aku tak memaksamu tuk membalas cintamu sama seperti cintaku padamu….
Semua itu kuyakin akan tumbuh perlahan dalam hati tulusmu….. Akan mekar layaknya bunga namun tetap terjaga dan takkan layu oleh panas matahari maupun oleh hujan yang setiap saat menerpa….

Calon suamiku….
Mungkin kau tak mencintaiku dengan hatimu saat ini…. Tapi janganlah kau pudarkan cintamu pada-NYA yang begitu mencintaimu…. Yang memberikan nafas kehidupan, yang memberikan sempat padamu tuk dapat berkarya yang menjadikan itu ibadahmu….

Calon suamiku….
Aku terus menanti saat itu…..
Terus menanti saat kita bersanding dan mengucap janji suci walimatul’ursy…… Janji suci yang lekat dengan tanggung jawab kepada ALLAH SWT…..
Saat kau merangkulku erat…..
Menuntunku menuju amanah ALLAH tuk mendampingmu….. Menuntunku tuk selalu mencari surgaku melalui dirimu….

Calon suamiku…..
Hati ini akan selalu untukmu…..
Akan selalu kujaga untukmu….
Kumohon jangan kau nodai ketulusan ini dengan sesuatu yang bisa kau buat sebagai alasan….
Jangan kau hakimi hatiku dengan perasaan yang tak pasti….

Calon suamiku…..
Mungkin saat kau baca suratku ini, hatimu tak terketuk sama sekali…..
Mungkin kau menganggapku berlebihan dengan apa yang kurasakan…..
Sekali lagi maafkan aku calon suamiku…..
Ini hanya ungkapan hati yang aku miliki saat ini….
Karena aku tak dapat berbicara langsung denganmu….. Karena aku tak tau dimana kau berada….

Dimanapun kau berada calon suamiku…..
Aku hanya berharap…..
ALLAH senantiasa melindungmu…… senantiasa memelukmu….. memudahkan langkahmu…..
Dan ALLAH akan membawamu padaku saat kau telah siap menerimaku dengan apa adnya aku….
Semoga ALLAH membuka jalan kemudahan itu calon suamiku……

Jaga diri baik-baik calon suamiku…..
Aku merindukanmu….
Im here waiting for u always….

Wassalamualaikum Wr…. Wb…..

Yang menantikan hadirmu,

Calon Istrimu……..
————————-

Komentar
  1. chandraady mengatakan:

    subahanawloh…. semoga calon suami itu benar – benar ada. karena betapa mulianya hati seorang calon istri yang seperti ini

  2. lintangpramesti mengatakan:

    Thank’s for ur appreciated…. ^_^
    Alhamdulillah i hv found the one that i wrote down above….

    We’ll married on several months again… Doakan yah semoga smuanya lancar… ^_^

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s